Mari Bermimpi!!

Mari bermimpi, tak sekadar bermimpi tetapi melalui mimpi-mimpi kita melukiskan langkah-langkah hidup serta mewarnainya dengan warna-warni perasaan dan keinginan kita yang menggebu-gebu. Kita telah melewati masa pemilihan yang indah layaknya mimpi di saat bangun. Dan, kita pun dihadapkan dengan fase tenggelam dalam mimpi.

Karena hikmah yang melimpah, Allah swt. menjadikan perkawinan dalam beberapa tahap: berpikir, memilih, melamar, akad, lalu kawin. Setiap tahapan merupakan sarana latihan untuk melangkah ke tahapan selanjutnya, dimana masing-masing pihak dituntut untuk

berlatih trampil dalam mengelola hidupnya

secara berkesinambungan.

Siapa yang berhasil

dalam latihan dan dapat melalui tahapan

tersebut tanpa melampaui batasan-batasannya,

ia akan berhasil pada tahapan selanjutnya. Jika

tidak, maka ia harus berlatih kembali.

Sahabatku, para pemuda…

Kami telah membantu kalian dengan menjawab

pertanyaan yang muncul pada tahapan

sebelumnya, yakni pada tahapan memilih:

199

– Bagaimana memilih istri yang dapat membahagiakan Anda?

– Bagaimana memilih suami yang dapat memuliakan Anda?

Dan, Al-Hamdulillâh, pemilihan pun telah dilakukan. Kalian

telah mengambil keputusan terpenting dalam hidup kalian berdua.

Saya akan melamar si fulanah, atau saya akan menolak lamaran si

fulan, atau saya rela menjadi pinangan si fulan.

Ini baru tahap bermimpi. Maka, mari

berupaya mewujudkan mimpi-mimpi kita.


About this entry